Ditutup, 18 CJH Kab Pasuruan Ajukan Pengembalian BPIH

0
8
gambar 2

BANGIL – Sejak ditutup pengajuan pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) per 1 Agustus lalu, di Kabupaten Pasuruan tercatat hanya 18 calon jamaah haji (CJH) yang megajukan. Dari jumlah tersebut, 12 pengajuan sudah cair dan ditransfer ke rekening CJH.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)  Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, per 1 Agustus lalu memang batas akhir pengajuan pengembalian BPIH tahun 2020. Sehingga, CJH yang tidak mengajukan, nantinya biaya Haji tahun 2021 tinggal menyesuaikan saja. “Setelah dibuka sejak awal Juni lalu. Hanya 18 yang mengajukan (pengembalian BPIH),” terangnya.

Imron mengatakan, pengajuan setoran haji memang boleh dilakukan oleh CJH. Namun, bagi CJH yang mengajukan pengembalian dipastikan kuotanya tidak hangus. Tetap masuk kuota tahun 2021 dan nantinya tinggal melunasi BPIH tahun 2021.

Dari 18 orang yang mengajukan BPIH tersebut, sudah 12 orang yang proses pengambalian sudah tuntas. Sedangkan sisanya masih proses dan segera ada pengembalian jika syaratnya sudah lengkap.

Jumlah 18 CJH yang meminta pengembalian BPIH itu tergolong kecil. Sebab, CJH yang ditunda keberangkatannya sebanyak 1.225 CJH.

CJH tersebut sudah melunasi BPIH tahun 2020 sebesar Rp 37.577.602. Namun, jumlah yang dikembalikan nantinya di luar Rp 25 juta saat setoran awal haji lalu.

“Untuk lainnya nantinya tinggal menyesuaikan BPIH tahun 2021. Sedangkan yang sudah meminta pengembalian, kursinya tidak akan hangus, hanya tinggal melunasi sesuai BPIH tahun 2021 mendatang,” ujarnya.

Sumber : Radar Bromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here