Jumlah Hewan Kurban Justru Meningkat saat Pandemi

0
7
gambar 1

BANGIL – Pandemi Covid-19 rupanya tak jadi penghalang warga Kabupaten Pasuruan untuk berkurban. Tahun ini, jumlah hewan yang dikurbankan malah meningkat ketimbang tahun lalu.

Penurunan hanya terjadi pada domba, sedangkan kurban sapi dan kambing tetap meningkat. Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) pada Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan drh Ainur Alfiyah mengatakan, pihaknya selain melakukan postmortem atau pemantauan kualitas daging kurban setelah disembelih, juga mendata hewan kurban di masyarakat.

“Jadi, selama hari Tasyrik yaitu pada hari H sampai H+3 (Idul Adha), dari petugas Dinas Peternakan terus melakukan pemantauan di masyarakat. Selain melihat kualitas daging atau dalaman hewan kurban. Juga mendata jumlah hewan kurban,” terangnya.

Pemantauan ini dilakukan mulai dari masjid, musala, instansi atau perkantoran sampai ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Dari situ juga mendata masyarakat yang melakukan pemotongan hewan selama Idul Adha kemarin.

Alfiyah mengatakan, jumlah hewan kurban di Kabupaten Pasuruan selama Idul Adha lalu mencapai 14.214 ekor.

Kendati masih Pandemi, jumlah hewan kurban justru meningkat. “Meskipun jumlah hewan kurban ini memang tidak bisa diprediksi karena sangat bergantung juga pada niat masyarakat. Dan tingkat ekonomi juga partisipasi masyarakat untuk melaksanaan ibadah menyembelih hewan kurban,” terangnya.

Untuk pelaksanaan kurban di sekolah memang tidak setinggi tahun lalu. Memang ada beberapa sekolah yang tetap melaksanakan penyembelihan kurban, namun bisa dihitung dengan jari. Sedangkan di tingkat masyarakat, penurunan kurban hanya di tingkat ekonomi menengah ke bawah.

Sumber : Radar Bromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here